
Dek Matahari
Pemandangan terbuka, kursi santai, dan tempat tanpa terburu-buru untuk memulai atau mengakhiri hari.

Dibuat dengan tangan di Indonesia dan dirancang untuk pelayaran privat, Supraba memadukan pembuatan phinisi tradisional dengan kabin nyaman, ruang bersama yang luas, dan fasilitas modern untuk menjelajahi pulau-pulau terpencil dan destinasi laut Indonesia.
Supraba adalah phinisi berukuran sedang yang dibangun di Sulawesi Selatan untuk navigasi laut lepas, menyelam, dan pelayaran santai. Bentuknya mengambil inspirasi dari tradisi pembuatan kapal Indonesia, sementara tata letak interiornya mengikuti privasi dan alur kapal layar klasik.
Kayu jati dan kayu besi, jendela bundar perunggu, dan detail dekoratif Indonesia menciptakan karakter interior yang hangat. Di atas dek, ruang terbuka memberi tamu tempat untuk bersantap, beristirahat, bersiap menyelam, atau sekadar menyaksikan lanskap berlalu.
Supraba menawarkan keseimbangan yang cermat antara ruang sosial yang ramah dan tempat tenang untuk bersantai. Dari interior ber-AC dan area makan terbuka hingga dek luas menghadap laut, setiap area dirancang untuk kenyamanan sepanjang pelayaran.

Pemandangan terbuka, kursi santai, dan tempat tanpa terburu-buru untuk memulai atau mengakhiri hari.

Ruang bersama ber-AC untuk makan, membaca, dan waktu bersama.

Ruang terlindung dekat air untuk makan di udara terbuka, sore hari yang santai, dan minuman saat matahari terbenam.
Jelajahi bagaimana tiga dek Supraba diatur, dari kabin tamu pribadi dan interior bersama hingga ruang terbuka untuk makan, bersantai, dan menikmati pemandangan sekitar.
Enam kabin (Bima, Wisnu, Nakula, Arjuna, Yudhistira, Sadewa) menampung standar 12 tamu. Panchala adalah kabin tambahan yang digunakan bila hingga 14 tamu diakomodasi.

Dek selam khusus, dua tender, dan penyimpanan di kapal mendukung penyelaman terpandu, snorkeling, dan aktivitas air harian sepanjang pelayaran.

Hidangan Indonesia dan internasional disiapkan di kapal, dengan ruang makan dalam dan luar ruangan serta menu yang disesuaikan dengan preferensi tamu dan kebutuhan diet.
Supraba membawa peralatan navigasi, komunikasi, dan penyelamatan yang sesuai untuk pelayaran di perairan terpencil. Peralatan yang tercantum di bawah ini mencerminkan konfigurasi terdokumentasi Supraba saat ini.
Radar, GPS chartplotter, echo sounder, AIS, kompas magnetik, Navtex, radio laut SSB dan VHF.
EPIRB, SART, tiga liferaft tiup (kapasitas 25 + 10 + 10 orang), jaket pelampung, pelampung penyelamat, dan dua tender 40 HP untuk transfer dan dukungan.
Detektor asap di kabin dan alat pemadam kebakaran ditempatkan di seluruh kapal.
Peralatan, mesin, dan sistem kapal diperiksa dan didokumentasikan di antara pelayaran.

Jelajahi keenam kabin secara detail, atau temukan pelayaran terjadwal melalui Raja Ampat, Komodo, Laut Banda, atau Teluk Triton.